Crystal X

Senin, 29 September 2014

Mengatasi Keputihan Saat Hamil Muda



Mengatasi Keputihan Saat Hamil Muda
Sering kali Ibu hamil mengalami banyak tanda-tanda keputihan, terutama bagi wanita yang sedang hamil muda. Bahkan semua perempuan yang sudah memasuki masa subur pasti mengalami keputihan, telebih ibu yang sedang hamil muda. Keputihan yang sering terjadi pada saat hamil muda disebabkan oleh kondisi psikologis ibu hamil yang diakibatkan perubahan hormon yang terjadi saat hamil, terutama diawal masa kehamilan disaat mereka masih belum mampu mengontrol emosi. Karena itulah keputihan biasanya mulai muncul pada trimester pertama. 
Namun keputihan juga bisa terus terjadi hingga trimester akhir masa hamil. Hal ini masih berkaitan dengan kondisi psikologis yang tidak stabil selama kehamilan, seperti sering stress dan terlalu lelah, atau meningkatnya produksi cairan vagina dan penurunan keasaman vagina selama kehamilan yang akhirnya menyebabkan keputihan.
Keputihan yang terjadi saat hamil dapat dikatakan normal apabila cairan yang keluar berwarna bening atau sedikit sedikit kuningan dan encer atau tidak terlalu kental. Namun apabila cairan lengket dan berbau dan mengakibatkan gatal-gatal pada miss “v” Anda, berwarna kuning atau kehijauan atau bercampur darah, serta terasa panas dan atau nyeri ketika sedang buang air kecil maka dapat dikatakan tidak normal. Bila ibu yang sedang hamil mengalami kondisi-kondisi ini atau jika keputihan yang dialami dikarenakan oleh infeksi, sebaiknya segera konsultasi ke dokter atau bidan Anda, karena gangguan tersebut dapat mengganggu perkembangan janin.
Berikut beberapa solusi yang dapat dilakukan oleh ibu hamil untuk mengatasi keputihan:
·         Jagalah selalu kebersihan miss “v” dengan membersihkan miss “v”  setelah selesai buang air kecil atau besar dan selalu membasuhnya dengan cara yang benar, yakni dari arah depan ke belakang.
·         Gunakanlah pakaian dalam dari bahan katun dan mudah menyerap keringat dan nyaman saat di pakai.
·         Jangan gunakan sabun mandi yang hampir semuanya mengandung soda, hindari atau  kurangi penggunaan sabun pembersih miss “v”  yang bersifat antiseptik. Saat membersihkan miss “v”, gunakan air kucuran. Jangan menggunakan air yang sudah tertampung di bak mandi.
·         Hindari pemakaian kapas pantyliner, karena bahan pantyliner dapat menyebabkan bakteri berkembang biak dengan cepat.
·         Hindari berendam menggunakan air panas atau hangat, karena jamur yang penyebab keputihan lebih mudah tumbuh dan berkembang di air bersuhu hangat.
·         Kurangi mengkonsumsi makanan siap saji, atau makanan yang mengandung bahan pengawet atau gula tinggi, atau makanan -makanan yang mengandung ragi, atau makanan yang dikemas dalam bentuk kering (karena makanan yang dikeringkan mengandung gula fruktosa cukup tinggi yang dapat meningkatkan produksi hormon pada miss “v”  Anda).